www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.blog.calesmart.com
Oktober 11th, 2017 by Catur Budi Waluyo

selamat siang sobat blogger, pada kali ini saya akan berbagi tentang hasil penelitian saya tentang sistem komunikasi high altitude platform station, tahukah anda apa yang di maksud dengan sistem komunikasi high altitude platforms station? kalo belum tahu, bisa sobat baca disini. untuk menganalisa pada sistem komunikasi High Altitude Platform, sebaiknya di lakukan simulasi jangkauan sistem tersebut, supaya kita sudah mempunyai target dan rencana untuk jangkauan sistem komunikasi tersebut. pada sistem model kanal yang dianalisa dengan skenario pada posisi ketinggian h yang ditunjukkan pada gambar 1

www.blog.calesmart.com

Gambar 1  Parameter Geometri pada High Altitude Platform

Dimana pada gambar 1 parameter yang digunakan α adalah sudut elevasi pengguna (dalam derajat), h adalah tinggi dari sistem (dalam km),  R adalah jari-jari bumi (6400 km),

Dengan mempertimbangkan kelengkungan bumi, jari-jari area yang diterima oleh user yang dinyatakan sebagai panjang AB dapat dihitung secara matematis dengan persamaan 1.

                                       www.blog.calesmart.com(Persamaan 1)

Dimana 2π setara dengan sudut 360° maka jari-jari area atau panjang AB dapat dilihat pada persamaan 2.

                                     www.blog.calesmart.com  (Persamaan 2)

Untuk menghitung nilai β dapat dihitung secara matematis dengan prinsip perbandingan trigonometri yang ditunjukkan pada persamaan 3.

              www.blog.calesmart.com (Persamaan3)

Dengan sifat trigonometri dan persamaan 3 maka didapat persamaan 4.

                               www.blog.calesmart.com    (Persamaan4)

Berdasarkan persamaan 3 dan 4 maka didapat persamaan untuk mencari panjang AB seperti yang ditunjukkan pada persamaan 5.

                        www.blog.calesmart.com     (Persamaan 5)

Berdasarkan persamaan 5 maka dapat di simulasikan dengan ketinggian 20 km yang menghasilkan grafik pada gambar 2. Sehingga untuk menghitung diameter area cakupan dari HAP dapat dihitung dengan persamaan 6.

             www.blog.calesmart.com     (Persamaan 6)

hasil simulasi dapat dilihat pada gambar 2.

www.blog.calesmart.com

Posted in Matlab, Publikasi, Telekomunikasi Tagged with: , , ,

www.calesmart.com/blog
Agustus 16th, 2016 by Catur Budi Waluyo

HAPs, itulah yang sering disebut ilmuwan jepang dalam peluncuran riset pertama pada tahun 2005. btw HAPs itu apa? HAPs singkatan dari High altitude Platform Station, adalah pesawat atau balon udara yang bekerja di lapisan Stratosphere sekitar 20 km. HAPS ini dapat digunakan untuk menyediakan layanan broadcast dan multicast serta point-to-point. HAPs di luar negeri sudah mendunia, dan di indonesia mulai tahun 2008 di adakan penelitian oleh dosen-dosen senior dan menghasilkan publikasi paper terindeks internasional. wow banget khan… HAPs merupakan project besar oleh capanina group.

Kenapa sich capanina dan jepang membuat riset besar tentang HAPs? alasannya yaitu Karena HAPs mempunyai kesamaan dengan satelit, Berdasarkan skenario yang di pelajari oleh ETSI pada satelit di [Mohammed A., Yang Z, 2010] juga relevan untuk HAPs. Secara khusus, HAPs dapat menyediakan jaringan Lokal dan Backbone, jaringan akses, termasuk akses internet, seperti konektivitas perusahaan secara intranet maupun internet dengan syarat masih dalam area jangkauannya.HAPs dianggap memiliki beberapa karakteristik yang unik dibandingkan dengan komunikasi terestrial dan sistem satelit.

Untuk Perbandingan antara sistem komunikasi Terestrial, HAPs, dan layanan satelit dapat dilihat pada tabel berikut:

  Terestrial HAP LEO Satelit GEO Satelit
Area cakupan (diameter) <1 Km Up to 200 Km >500 Km Up to Global
Ukuran Sel (Diameter) 0.1-1 Km 1-10 KM <50 Km 400 Km minimum
Total Area layanan Layanan titik ( Spot Area) Nasional/Regional Global Quasi- Global
Kecepatan data maksimum per User 155Mbps 25-155Mbps <2 Mbps up Link, 64 Mbps downlink 155 Mbps
Penyebaran Sistem Tetap Fleksibel Menggunakan banyak satelit Fleksibel tetapi lead time lama

Sedangkan konsep sistem komunikasi wireless yang heterogen untuk komunikasi 3G atau  generasi berikutnya dapat dilihat pada gambar berikut:

www.calesmart.com/blog

sistem komunikasi heterogen masa depan [Mohammed A., Yang Z, 2010]

Pada gambar diatas menunjukan bahwa lingkungan dibangun untuk berkomunikasi secara heterogen pada lingkungan radio, yang meliputi komunikasi melalui satelit, HAPs maupun terestrial. Sistem komunikasi tersebut telah menggambarkan permintaan untuk komunikasi mobile secara broadband karena perkembangan pesat dalam dua dekade terakhir.

Pada HAPs juga kompatibel untuk di tumpangi sistem 4G LTE. wow LTE.. LTE singkatan dari Long Term Evolution. yang menggunakan modulasi OFDM pada downlinknya. untuk akhir-akhir ini yang pembaca temui iklan-iklannya alias sedang booming sekali..:)..untuk lebih detail tentang LTE saya jelaskan pada artikel berikutnya.semoga bermanfaat.

Posted in Buku Tagged with: , , , , , , , , ,