www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com
Januari 25th, 2017 by Sri Lestari

Moms, pasti ada banyak pertanyaan ya ketika kita menyusui? Pasti banyak hal yang ingin kita cari tau dong terkait masalah ASI dan menyusui. Atau mungkin kebanyakan orang just let it flow aja, alias biarin ngalir aja. Nyusuin ya nyusuin. Bagi yang lancar-lancar aja sih mungkin nggak masalah ya? Tapi bagi yang mengalami kendala dalam menyusui, misalkan produksi ASI sedikit, putting payudara datar, dll.

Berikut adalah resume sharing di grup WA MOMS PEJUANG ASI. Meskipun ini kelas diskusi pertama, tapi Alhamdulillah, anggota pada antusias mengikuti diskusi. Diskusi kali ini mengundang seorang narasumber Ibu Ayu Fitiyani, seorang dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Swasta di Yogyakarta.

Q : Debay dari lahir udah dikasih susu formula. Tapi tetep ASI juga. Bagaimana pengaruhnya sama debay?

A : Ini poin penting yang perlu di highlight ya, Moms. Asi ibu kandung adalah makanan yang paling cocok bagi pencernaan bayi. Didalam asi mengandung enzim yang dapat menyesuaikan dg pencernaan bayi, dan enzim tersebut hanya ada di asi tidak ada di sufor. enzim tersebut berfungsi untuk menyesuaikan dg kerja pencernaan bayi sehingga asi diterima dan dimetabolisme dg baik oleh bayi. Sufor adalah susu yang komposisinya¬† “dibuat” mendekati asi, tapi sampai sekarang tak ada satupun sufor yg sama isinya dengan ASI.

Q : Bagaimana kalau puting payudara saya datar? Kan debay jadi susah menyusu. Awalnya saya pompa, tapi lama-lama kan kewalahan juga. Tambah lagi ASI saya dikit.

A :Memang Setiap mom, punya kendala dan hambatan masing-masing. Untuk masa ASI ekslusif, jika ASI cukup, sebaiknya ASI saja tidak perlu di sambung sufor. ASI sedikit karena beberapa faktor, faktor yg paling kuat adalah kondisi psikologis ibu. Usahakan ibu nyaman dan tenang. Insyaa Alloh produksi asi lancar.

Q :Sejak lahir sudah pakai dot, karena puting ibu datar. Gimana dengan debay?

A:Moms, dot biasanya mengakibatkan bingung puting, yaitu bayi kebingungan saat menghisap puting ibu. karena bentuk dot lebih mudah untuk disedot ketimbang PD ibu (karena menyusu ke puting mengharuskan bayi mengaktifkan seluruh oto disekitar mulut sehingga bayi lebih mau ngedot ketimbang menyusu langsung pada ibu). Jika sudah bingung puting harus diterapi untuk menyusu langsung dan mengganti dot dg media lain.

Q :Saya beberapa kali dengar istilah asi encer. Bener gak sih ada asi encer?

A :Asi encer mungkin yang dimaksud foremilk, foremilk adalah asi depan atau asi yang pertama keluar saat menyusi bayi atau pumping asi. Foremilk berisi karbohidrat, protein dan sedikit lemak, fisiknya asinya encer dan putih. tapi kalau ibu menyusui anak dengan benar (sampai posisi lacth on/ penempelan yang benar pada puting ibu) setelah beberapa menit akan keluar hindmilk/asi belakang. Hindmilk berisi protein, karbohidrat dan banyak lemak. Fisik hindmilk adalah kental dan lebih kuning. dan hindmilk inilah yg membuat bayi kenyang dan lelap lebih lama. Jadi, bila mom menyusui, menyusuilah sampai kira-kira PD ibu kempis, baru pindah ke PD yang lain agar hindmilk juga keluar dan mengenyangkan bayi.

Q :Apakah klo PD kempis itu tanda asi nya kurang ya? soalnya saya g pernah ngerasain PD keras.

A :Sebenarnya lobus (kantung asi) setiap perempuan sama, walaupun ada yg besar dan ada yg kecil tapi produksinya ‘harusnya’ sama, PD perempuan sebenarnya bisa menyetok sampai 6 bayi. Kalau kempis memang sudikit, kenapa sedikit? yang peling mempengaruhi adalah keadaan psikologis ibu. selain itu makanan yg dimakan, tetapi sebenarnya makanan yang kurang ibu makan, akan tetap terganti oleh kandungan gizi yang ada ditubuh ibu. contoh bila ibu kurang makan makanan yg mengandung kalsium, maka asi akan mengambil kalsium dari tulang/tb ibu sehingga komposisi asi tetap bergizi bagi bayi. Jadi, point pertama adalah keadaan psikologis ibu. ibu harus percaya diri kalau asinya cukup untuk bayinya. ketika ibu percaya maka hormon oksitosinpun keluar, hormon oksitosin sangat berperan pada pengeluan asi pada puting ibu. Maka percaya dirilah.

Q :Sebenernya kondisi psikologis yang seperti apa sih yang bikin asi ngedrop? Kadang kan kita nggak kerasa kalau stress, tau-tau asi nya dikit.

A :Kondisi psikologis yg membuat asi ngedrop ; ibu stres (kepikiran sesuatu, sesek di dada, dongkol di ati), berpikir kalau asi kurang, tidak cukup, asi sedikit. Kalau kita berbelanja kemudian pulang ke rumah masih kepikiran belanjaan yg tidak dibeli itu juga termasuk stres ?

Q :Kalau busui itu sering lapar ya? Mitos atau fakta bahwa si ibu banyak makan itu asi nya juga banyak, dan sebaliknya?

A :Sebenarnya apa yang dimakan ibu memang berpengaruh pada komposisi asi, tapi selama ibu juga sehat maka komposisi asipun bagus.

Q :Susu ibu menyusui itu sebenarnya fungsinya untuk apa ya?

A : Susu ibu untuk melengkapi gizi selama kehamilan atau menyusui. Sebenarnya jika ibu makan makanan yg bergizi seperti cukup karbo dan cukup protein dll, tidak menggunakan susu juga tidak apa-apa. Tidak minum susu tidak apa-apa, tapi setiap makan harus seporsi makanan dengan sepiring nasi sepotong daging seporsi sayur dan buah agar mencukupi kebutuhan gizi selama hamil dan menyusui. daging disini dimaksudkan untuk asupan protein : bisa daging ayam, ikan, daging sapi, tempe, tahu,dll. oiya, memang ada makanan2 pelancar ASI seperti daun katuk, daun pepaya, pare,dll. Untuk kelancaran asi juga ditentukan dengan frekuensi menyusui/pumpung semakin sering menyusui/pumping semakin banyak produksi ASI. Frekuensi untuk 6 bulan pertama diusahakan 2 jam sekali.

Q : Apakah bisa setelah sufor, nanti bisa balik ke full asi lagi?

A : Bisa. Bahkan yang sudah tidak ASi kemudian kembali ke asi, bisa yaitu dengan relaktasi. Hanya saja relaktasi harus dengan motivasi dan dukungan suami/lingkungan yang baik dan dibantu oleh tenaga kesehatan (nakes) untuk kembali menyusui. Biasanya klinik laktasi memiliki program tsb. Kalau asi sedikit, diperbanyak dengan kondisi psikologis ibu yang nyaman (didukung suami secara emosional dan material), makan dan minum yang seimbang, makan makanan pelancar asi, sering disusui/dipumping.

Q : Kenapa kalau saya menyusui PD sebelahnya ASInya rembes? begitu juga sebaliknya kanan/kiri sama.

A : Itu berarti produksinya lancar. lebih baik dimasukkan ke botol untuk disimpan, bisa diberikan lain waktu.

Q : Kadang PD terasa keras da nada kayak benjolan itu kenapa ya?

A : itu karena PD penuh dengan Asi lebih baik segera disusukan atau dipompa… posisikan bayi dengan menghadapkan mulut ke PD, pastikan lidah dibawah areola agar perlekatan yang tepat sehingga bayi tidak tersedak.

Q : Ko saya g pernah ngerasain PD keras ya?

A  : Karena produksi asinya sedikit. Makan yang cukup dan tenagkan pikiran. Tapi pointnya asi cukup, tidak banyak juga tidak apa-apa.

semoga artikel ini bermanfaat.

Posted in Artikel Tagged with: , , , ,

Juli 21st, 2016 by Catur Budi Waluyo

Posted in Artikel Tagged with: , , ,