www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com

Category: Artikel

www.calesmart.com
Juni 8th, 2018 by Catur Budi Waluyo

Dalam publikasi penelitian kualitas jurnal perlu dipertimbangkan termasuk juga dalam pengindeks jurnal tersebut. Pengindeks jurnal ilmiah yang sudah di akui oleh indonesia sebut saja scopus. Scopus itu apa? scopus adalah lembaga indeksasi jurnal yang cukup terkenal akhir-akhir ini. Kalangan dosen dan peneliti Indonesia akhir-akhir ini sangat akrab karena kata-kata terindeks scopus masuk dalam salah satu list publikasi yang direkomendasikan untuk mendapat nilai baik oleh Tim Penilai Karya Ilmiah.

Untuk bisa di index atau masuk ke dalam basis data scopus maka publisher harus mendaftarkan ke lembaga indeksasi ini (scopus). Terus bagaimana cara penulis mengetahui bahwa naskahnya di indeks oleh scopus? Dan bagaimana cara penulis mengetahui H-indeks Scopus dan ID Scopus?

Berikut langkah-langkah untuk mengetahui ID dan H-indeks Scopus:

1. Langkah pertama yaitu ketikan “scopus” tanpa petik dua di mesin pencari kesayangan anda atau bisa anda kunjungi link ini: https://www.scopus.com/.

Gambar 1 mencari scopus di mesin pencari

2. Kemudian pilih menu Author Search seperti pada gambar berikut ini:

Gambar 2 Klik tombol Author search

3. Untuk menuliskan nama harus di sesuaikan dengan nama author/ penulis yang akan di cari, pada kasus ini saya akan mencari penulis atas nama Catur Budi Waluyo maka nama belakang yang saya ketikan yaitu waluyo dan nama depan penulis yaitu catur budi seperti pada gambar di bawah ini:

Gambar 3. Memasukan nama awal dan nama akhir

4. Jika penulis terdapat di dalam database scopus maka penulis tersebut akan muncul seperti pada gambar berikut dibwah ini. Karena penulis dengan nama catur budi waluyo hanya 1 maka hanya akan tampil 1 author results tetapi jika penulis ada dengan nama yang sama di database maka cara membedakan yaitu mengetikan afiliasi dari penulis tersebut.

gambar 4. hasil pencarian nama

5. Setelah itu klik nama author tersebut maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini:

gambar 5 klik nama tersebut untuk melihat detailnya

6. Berikut ini adalah hasil pencarian secara detail atas nama catur budi waluyo. Pada tampilan detail ini akan disajikan kurva grafik jumlah dokumen yang sudah di publikasikan dan yang dicitasi oleh orang lain. Pada gambar juga terlihat bahwa terdapat 3 dokumen dengan 2 dokumen yang merujuk dokumen tersebut dengan nilai H-indeks 1.

gambar 6 Detail ID dan H indeks pada scopus secara detail.

Demikian artikel cara mencari ID pada scopus, semoga bermanfaat.

Posted in Artikel Tagged with: , , , ,

www.blog.calesmart.com
Mei 8th, 2018 by Catur Budi Waluyo

Narsisme merupakan perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan, Pada era kekinian foto merupakan salah satu bentuk narsisme yang tidak kita sadari secara nyata. Tidak sedikit orang di bela-belain manjat tebing demi foto di atas tebing. Di lain sisi, tidak sedikit juga orang merasa foto merupakan salah satu bentuk cara mendokumentasikan pengalaman yang sudah di raihnya.  Tetapi di lain pihak banyak orang yang ingin menampilkan foto tetapi secara samar-samar agar tidak digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita hoax.

www.blog.calesmart.com

Jika dalam dunia multimedia membuat foto samar-samar  seperti pada gambar di atas sangatlah mudah dengan software photoshop semua foto atau gambar bisa kita edit. Tetapi hal tersebut membutuhkan skill yang mumpuni.

Pada kali ini saya berbagi cara membuat foto samar-samar dengan bantuan ASCII generator. Software yang digunakan sangat kecil hanya sebesar 371KB dan pastinya tidak membutuhkan ketrampilan khusus dalam menjalankan program ini.  Program ini bernama ASCII Generator v2.0 bisa di download di sini.

ASCII Generator digunakan untuk mengubah foto atau gambar menjadi teks. Jika belum tahu tentang ASCII bisa baca disini. https://calesmart.com/artikel/Mengenal-ASCII-dan-ASCII-Generator-untuk-membuat-gambar-yang-unik_144.html

Untuk tampilan ASCII generator dapat dilihat pada gambar berikut ini:

www.blog.calesmart.com

Untuk menampilkan foto atau gambar yang kita proses bisa di pilih menu view-> kemudian pilih Input image, sedangkan untuk mengatur level, brightness bisa di pilih menu view-> Text Setting.

www.blog.calesmart.com

Langkah-langkah menggunakan software ini sebagai berikut:

  1. Klik File kemudian pilih load image atau dengan menggunakan keyboard bisa tekan CTRL+Lwww.blog.calesmart.com
  2. Pilih gambar yang akan digunakan kemudian pilih open. seperti pada gambar berikut iniwww.blog.calesmart.com
  3. Sehingga hasil yang akan di dapat seperti pada gambar berikut iniwww.blog.calesmart.com
  4. Kemudian simpan hasil tersebut kedalam komputer, dan bisa anda buktikan hasilnya

Sekian artikel tentang software ASCII Generator dan artikel yang lain bisa dilihat pada web calesmart.com.

Posted in Artikel, catatan Tagged with: , , ,

www.blog.calesmart.com
Februari 23rd, 2018 by Catur Budi Waluyo

Ketika kita berhubungan langsung dengan komputer, pasti sobat blogger ingat dengan jenis partisi pada hardisk yang sobat miliki, kenapa harus tahu jenis partisi yang digunakan? jika kita tidak tahu jenis partisi bawaan dari windows yang sudah terpasang pada PC/laptop kita maka alhasil ketika kita akan downgrade atau upgrade jenis windows maka mengalami masalah. Untuk win 8 ke atas hardisk yang di support harus dengan partisi GPT sedangkan win 7 ke bawah partisi hardisk yang digunakan adalah MBR.

Jika laptop/PC sobat awalanya sudah terpasang operating system  win 8 kemudian ingin mengganti win 7, maka siap-siap sobat backup semua data terlebih dahulu,karena perbedaan partisi pada jenis win yang digunakan sehingga partisi selain C pada saat proses instalasi diminta di format ulang.

Sekarang GPT itu apa, GPT (Guid Partition Table) adalah standar partisi yang menggunakan standar layout Global Unique Identifier dengan limit penyimpanan yang cukup besar hingga 9.4ZB dengan dukungan partisi primary mencapai 128 partisi dan  Informasi mengenai disk, baik tentang sistem dan lainnya dibackup lebih dari sekali. Sehingga apabila terjadi error di sektor utama partisi, disk masih dapat bekerja dengan baik. Sedangkan MBR (Master Boot Record ) merupakan jenis partisi yang secara spesifikasi dibawah dari GPT dengan limit penyimpanan hanya 2TB dan hanya mampu menyediakan 4 partisi primary. Pada MBR  jika partisi utama mengalami kesalahan (error), kemungkinan besar data dan sistem tidak akan bisa dibaca dan rusak.

langkah apa yang harus kita lakukan untuk mengetahui jenis partisi pada operating system Windows yang kita gunakan?

Untuk mengetahui hal tersebut ada 2 cara yaitu

cara pertama yaitu dengan Klik kanan pada menu start-> kemudian pilih disk management seperti pada gambar 1-> setelah itu akan muncul tampilan seperti pada gambar 2. Jika sudah terlihat tampilan seperti gambar 2 langkah selanjutnya yaitu klik kanan pada tulisan DIsk 0 Basic  dan bla bla, kemudian pilih properties sehingga akan muncul tampilan pada gambar 3. dan langkah terakhir adalah pilih tab volumes sehingga akan menghasilkan gambar 4.

 

www.blog.calesmart.com

Gambar 1

www.blog.calesmart.com

gambar 2

www.blog.calesmart.com

gambar 3

www.blog.calesmart.com

Gambar 4

 

Sedangkan cara kedua yaitu dengan mengetikan command (gambar win+R) maka akan muncul seperti pada gambar 5. setelah itu sobat ketikan compmgmt.msc  maka akan terlihat jendela seperti pada gambar 2. Setelah itu ikuti langkah-langkah pada cara pertama di atas.
www.blog.calesmart.com

Gambar 5

www.blog.calesmart.com

Gambar 6

semoga bermanfaat.

Posted in Artikel, catatan Tagged with: , ,

Januari 2nd, 2018 by Catur Budi Waluyo

Di indonesia perencanaan pita frekuensi jaringan telekomunikasi wideband akses pada sistem seluler ada beberapa yaitu Band Plan GSM-900, Band Plan GSM-1800, Band Plan 800MHz, Band Plan IMT-2000 (UMTS), Band Plan CDMA-850, Band Plan CDMA-450.

Masing-masing perencanaan pita tersebut mempunyai alokasi pita frekuensi yang diatur berdasarkan kebijakan dan perencanaan spektrum di indonesia. Alokasi frekuensi tersebut diatur didalam regulasi telekomunikasi berdasarkan Departemen Komunikasi dan informasi, Direktorat jenderal Pos dan Telekomunikasi yang terletak di Gedung Sapta Pesona,Lt 7 Jl Medan Merdeka Barat No. 17, Jakarta.

Contoh dari penggunaan regulasi telekomunikasi yaitu pada Band Plan seluler 450Mhz, pita tersebut banyak digunakan dalam HT, Taxi, two way radio dan , trunking oleh banyak penyelenggara instansi pemerintah, pertahanan keamanan, maupun radio konsesi (penyelenggara telekomunikasi khusus) untuk memudahkan kepentingan komunikasinya. sehingga agar manajemen frekuensi sesuai dan tidak tumpang tindih maka regulasi telekomunikasi adalah solusinya.

Band plan seluler 450 Mhz

Pada akhir tahun 1980-an, sistem telepon bergerak selular pertama kali dikenalkan adalah sistem NMT di pita frekuensi 470 MHz yang diselenggarakan oleh PT. Mobisel. Sebenarnya standar sistem NMT adalah di pita 450 MHz, yang saat itu tidak bisa diberikan karena dinilai relatif padat pengguna saat itu.

Di pita 450 MHz banyak digunakan untuk two way radio, HT, taxi, trunking oleh banyak penyelenggara instansi pemerintah, pertahanan keamanan, maupun radio konsesi (penyelenggara telekomunikasi khusus) untuk memudahkan kepentingan komunikasinya.

Pada bulan September 2005, ditandatangani SKB antara Depkominfo dan Dephan mengenai penggunaan frekuensi 450 MHz, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pita 438 – 450 MHz, 457.5 – 460 MHz, 467.5 -470 MHz (17 MHz) akan dialokasikan kepada kepentingan pertahanan (TNI)
  • Pita 450 – 457.5 MHz dan 460 – 467.5 MHz (FDD 7.5 MHz) akan digunakan untuk PT. Mobisel (th.2006 diganti nama menjadi PT. Sampurna Telekomunikasi Indonesia (STI) nasional untuk menyelenggarakan jaringan selular CDMA.
  • Pita 438-470 MHz ini digunakan banyak oleh sistem komunikasi dua arah (two way radio) maupun radio trunking, baik untuk kepentingan pemerintah maupun swasta.

Rencana penggunaan pita frekuesi eksklusif untuk kepentingan pertahanan pada pita 438 – 450 MHz, 457.5 – 460 MHz, 467.5 -470 MHz (17 MHz) dan pita 450 – 457.5 MHz dan 460 – 467.5 MHz (FDD 7.5 MHz) untuk kepentigan selular tersebut di atas memerlukan migrasi sejumlah pengguna signifikan eksisting di pita 438 – 470 MHz.

 

PITA FREKUENSI SELULAR CDMA 850 MHZ/1900 MHZ

Pada awal tahun 1990-an, telah diberikan lisensi penyelenggara telekomunikasi bergerak selular AMPS regional kepada Komselindo, Metrosel dan Telesera di pita 800 MHz sub band A (835-845 MHz dan 880 – 890 MHz).

Pada pertengahan 1990-an, telah diberikan lisensi penyelenggara telekomunikasi bergerak selular AMPS regional kepada Ratelindo (Bakrie) di pita 800 MHz sub band B (825-835 MHz dan 870 – 880 MHz) di daerah Jabotabek.

Pada perkembangannya sejak awal tahun 2000-an, semua penyelenggara selular AMPS beralih  ke teknologi CDMA secara bertahap. Pada sekitar tahun 2002, dengan alasan perlunya menaikkan teledensitas atas persetujuan kenaikan tarif, Telkom memperoleh izin WLL CDMA di 800 (di luar Jawa Barat, Banten, DKI) dan WLL CDMA 1900 di Jabar, Banten, DKI. Demikian pula Indosat diberikan izin yang sama, untuk persiapan duopoli penyelenggara PSTN lokal.

Kondisi awal izin penyelenggaran dan alokasi frekuensi FWA/selular CDMA 800 MHz / 1900 MHz di Indonesia sebelum tahun 2005 adalah sebagai berikut:

www.blog.calesmart.com

Kondisi awal izin penyelenggaran dan alokasi frekuensi FWA/selular CDMA 800 MHz / 1900 MHz di Indonesia sebelum tahun 2005

PITA FREKUENSI SELULAR GSM-900/1800 MHz DAN UMTS 2.1 GHz

Penyelenggaraan telepon bergerak selular (STBS) GSM mulai beroperasi sekitar pertengahan tahun 1990-an. Izin nasional diberikan kepada Telkomsel, Satelindo dan Excelkomindo di GSM- 900 MHz.

Pada sekitar tahun 1996 dilakuakan tender (beauty contest) izin penyelenggaraan DCS/GSM-1800 MHz sebesar 15 MHz FDD(pasangan kanal downlink dan uplink) untuk sejumlah daerah sesuai pembagian wilayah KSO (7 wilayah). Dari sejumlah operator yang menang lisensi tersebut, yang bisa bertahan hanyalah NTS (Natrindo) di Jawa Timur. NTS kemudian mengakuisisi pemegang lisensi lainnya di wilayah lain, sehingga menjadi penyelenggara nasional.

Akhir era 1990-an, ketiga operator GSM utama (Telkomsel, Indosat dan Excelcomindo) diberi tambahan alokasi frekuensi di GSM-1800 MHz, sehingga seluruh jumlah bandwidth GSM-900/1800 menjadi sama FDD 15 MHz.

Sekitar tahun 2002, atas dasar kompensasi terhadap terminasi dini hak eksklusifitas, pemerintah memberikan lisensi GSM-1800 terhadap Indosat dan Telkom. Telkom kemudian mengalihkannya kepada Telkomsel. Indosat mengembangkan sendiri layanan IM3. Sekitar tahun 2002-2003, Indosat membeli Satelindo termasuk layanan selularnya. Sehingga total alokasi GSM-900/1800 antara Indosat dan Telkomsel menjadi sama yaitu 2 x 30 MHz FDD.

Pada tahun 2004, Pemerintah melakukan tender (beauty contest) untuk penyelenggara GSM-1800 sebesar 2 x 15 MHz FDD dan UMTS (IMT-2000 core band) sebesar 2 x 10 MHz FDD dan 5 MHz TDD secara nasional, pemenangnya adalah CAC (Cyber Access Communications)  Pada tahun 2004, Pemerintah memberi lisensi UMTS (IMT-2000 core band) sebesar 2 x 10 MHz FDD dan 5 MHz TDD secara nasional kepada NTS.

Pada tahun 2005, CAC dibeli oleh Hutchison dan menjadi HCPC (Huchisson CPC), NTS dibeli oleh Maxis. Pada pertengahan tahun 2005, ketiga operator utama GSM-900/1800 (Indosat, Excelcomindo, Telkomsel) meminta izin kepada Pemerintah terhadap akses frekuensi kepada UMTS yang merupakan layanan masa depan untuk sistem GSM. Permasalahannya adalah bahwa pita frekuensi tambahan untuk UMTS/IMT-2000 memiliki potensi interferensi dengan sistem PCS-1900, sehingga diperlukan guard band maupun pita frekuensi yang terbuang percuma.

Pada bulan Juli 2005, Pemerintah memutuskan untuk melakukan penataan ulang pita frekuensi selular di pita 1.9 dan 2.1 GHz untuk menghindari interferensi antara sistem PCS-1900 dan IMT-2000 (UMTS) serta inefisiensi penggunaan frekuensi. Sehingga diputuskan untuk dilakukan migrasi penyelenggaaan PCS-1900 ke luar pita core- band IMT-2000 (UMTS).

Pada bulan Februari 2006 dilakukan  lelang pita UMTS 5 MHz FDD, diikuti hampir seluruh operator selular dan FWA.  Pada saat pendaftaran terdapat 7 penyelenggara yang mengikuti yaitu Telkom, Indosat, Excelcomindo, Telkomsel, Bakrie Telecom, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia / STI  (setelah mengakuisisi Mobisel) dan Kelompok Mobile-8. Kemudian STI dan Mobile-8 mundur, dan seleksi diikuti oleh lima penyelenggara lainnya. Seleksi dilakukan melalui metoda lelang sampul tertutup dua putaran (2nd round sealed bid auction), yang merupakan sejarah pertama kali dilakukan di Indonesia.

Objek seleksi adalah 1 atau 2 blok FDD 5 MHz IMT-2000 core band dengan wilayah cakupan nasional. Seleksi tersebut akhirnya dimenangkan oleh PT. Telkomsel, PT. Excelcomindo Pratama dan PT. Indosat masing-masing 1 blok FDD 5 MHz, dengan harga blok terendah Rp. 160 Milyar. Harga blok terendah tersebut dijadikan referensi bagi pengenaan BHP up-front fee dan BHP Pita tahunan.

www.blog.calesmart.com

Penyelenggara jaringan bergerak selular GSM-900/1800 MHz dan UMTS 2.1 GHz di Indonesia

Posted in Artikel, Telekomunikasi Tagged with: , , , ,

www.blog.calesmart.com
November 23rd, 2017 by Catur Budi Waluyo

Selamat pagi sobat, pada kali ini saya akan berbagi artikel tentang pengenalan spektrum frekuensi yang saya baca dari ditjen postel. Akhir-akhir ini kita di hebohkan oleh promosi-promosi provider yang menjamin internet kencang dengan 4G. Sebenarnya jaringan 4G LTE ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan mobile internet di indonesia yang awalnya masih naik turun. Kebutuhan tersebut di tuntut cepat karena era sekarang layanan digital dan multimedia berkembang pesat. Tetapi layanan 4G tidak semulus yang dibayangkan kebayakan orang, banyak sekali kendala dalam penggunakan alokasi frekuensi yang sudah di atur yang dimana pengaturan alokasi frekuensi sebelumnya belum memperhatikan kebutuhan bandwidth dari masing-masing provider yang yang berlisensi.

Kecepatan layanan 4G tidak hanya dipengaruhi oleh infrastruktur melainkan juga frekuensi yang digunakan, sekarng ini beberapa provider masih menggunakan transmisi BTS ( Base Tranceiver Station ) dalam komunikasi backbonenya sehingga hal itu sangat berpengaruh terhadap kecepatan downstream nya yang secara teori hanya 100Mbps. Oleh karena itu, pemerintah menganjurkan setiap provider melakukan instalasi fiber optik untuk mengatasi akses infrastruktur yang lambat dan alokasi frekuensi yang terbatas.

Spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya alam terbatas yang saat ini peminatnya semakin meningkat sementara jumlah ketersediaan spektrum tidak bertambah. Nilai strategis dari sumber daya alam terbatas ini bagi kepentingan nasional adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas serta dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat suatu bangsa karena spektrum frekuensi radio bernilai ekonomis tinggi.

Spektrum frekuensi radio digunakan untuk bermacam-macam jasa komunikasi radio termasuk diantaranya komunikasi perorangan dan perusahaan, navigasi radio, komunikasi radio penerbangan dan maritim, penyiaran, keselamatan dan marabahaya, radio lokasi dan radio amatir. Spektrum frekuensi diatur dan di awasi oleh Ditjen postel. Apa itu ditjen postel?  Ditjen Postel singkatan dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dibawah pengawasan Departemen Komunikasi dan Informatika merupakan Instansi Pemerintah yang bertanggung jawab terhadap Regulasi, Manajemen, Alokasi dan Penggunaan spektrum frekuensi radio. Direktorat Pengelolaan Spektrum Frekuensi Radio merupakan salah satu Direktorat di lingkungan Ditjen Postel yang bertugas dan berwenang dalam melakukan kegiatan-kegiatan pokok yang diperlukan untuk menjamin pengalokasian dan penggunaan spektrum untuk jasa komunikasi radio secara efektif dan efisien.

Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi:

  1. Perencanaan dan koordinasi penggunaan frekuensi pada tingkat internasional, regional dan sub-regional.
  2. Penetapan dan pengelolaan spektrum dalam lingkup nasional; dan
  3. Monitoring dan pemecahan permasalahan interferensi frekuensi radio.

Prinsip Pengelolaan Spektrum Frekuensi Radio meliputi antara lain:

  1. Pengelolaan Spektrum Frekuensi Radio bersifat komprehensif, sistemik dan terpadu.
  2. Penerapan secara nasional mengacu kepada peraturan internasional ITU Radio Regulation (RR).
  3. Dikembangkan dalam aturan yang bersifat supra-nasional.
  4. Mampu mengakomodasikan kebutuhan masa depan.
  5. Berorientasi pada kesejahtaraan masyarakat yang didasarkan pada kebutuhan nasional dan mengikuti  perkembangan teknologi (yang selalu berkembang dan berkelanjutan).

Spektrum Frekuensi Radio sebagai Sumber Daya Alam terbatas harus dikelola secara efektif dan efisien, melalui:

  1. Perencanaan penggunaan spektrum frekuensi radio yang bersifat dinamis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi.
  2. Pengelolaan spektrum frekuensi radio secara sistematis dan didukung sistem informasi spektrum frekuensi radio yang akurat dan terkini.
  3. Pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio yang konsisten dan efektif.
  4. Regulasi yang bersifat antisipatif dan memberikan kepastian hukum.
  5. Kelembagaan pengelolaan spektrum frekuensi radio yang kuat, didukung oleh Sumber Daya Manusia yang profesional serta prosedur dan sarana pengelolaan spektrum frekuensi radio yang memadai.

Kerangka umum pengaturan spektrum Frekuensi radio adalah sebagai berikut:

1. Internasional

  • World Radiocommunication Conference (WRC).
  • International Telecommunication Union (ITU).
  • Radio Regulation (RR). Asia Pacific Telecommunity (APT).
  • ASEAN Telecommunication Regulatory Council (ATRC).
  • Koordinasi Bilateral antar negara.

2. Nasional

  • Perundang-undangan tingkat Nasional.
  • Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi.
  • Peraturan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi.
  • Peraturan sektor lain yang terkait.

Status Kondisi Eksisting dalam Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Penyelenggara Jaringan FWA dan Jaringan Bergerak Selular di Indonesia, antara lain:

  1. Penyelenggara selular/ FWA dengan standar teknologi CDMA, pada pita frekuensi 450 MHz, 850 MHz dan 1900 MHz.
  2. Penyelenggara selular dengan standar teknologi GSM / UMTS, di pita 900 MHz,  1800 MHz dan 2.1 GHz.

Road Map Industri Selular menuju 3G dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. GSM (2G) -> GPRS (2.5G) ->EDGE (2.5G+) (migrasi) -> WCDMA (overlay) -> HSPA ->LTE
  2. cdmaOne (2G) -> CDMA2000-1X (2.5G+)-> CDMA2000-1xEV-DO/DV (3G)-> LTE

Alokasi frekuensi dan standar penyelenggaraan selular di Indonesia dapat digambarkan secara ringkas sebagai berikut:

  1. GSM/GPRS/EDGE (900/1800 MHz)àWCDMA (1.9/2.1 GHz (IMT-2000))
  2. CDMA (450/800/1900 MHz)

Untuk perencanaan pita frekuensi jaringan telekomunikasi seluler dapat dilihat pada gambar berikut

www.blog.calesmart.com

Gambar Perencanaan pita frekuensi jaringan telekomunikasi seluler pada frekuensi GSM 900 dan GSM 1800

www.blog.calesmart.com

Gambar perencanaan pita frekuensi jaringan telekomunikasi pada UMTS dan CDMA

sekian dulu artikel pertama tentang alokasi penggunaan frekuensi, jika ada yang kurang mohon di tambahkan via comment ya sobat. 😉

 

Posted in Artikel, catatan, Telekomunikasi Tagged with: , , ,

Oktober 25th, 2017 by Catur Budi Waluyo

Selamat siang sobat blogger, pernah dengar dengan istilah mahasiswa jaman sekarang? Katanya sich mahasiswa sekarang mengalami degradasi etika,woww apa maksudnya? Sekarang ini banyak mahasiswa yang moral dan etika mengalami “pengkaburan”. Menurut irwan pada link ini degradasi dimulai dari saat berkumpul di ruang rapat dalam rangka briefing tugas, mereka cuek saja asyik dengan gadget-nya atau ngomong sesama mereka sampai kalau berbicara dengan atasan atau yang lebih senior, sering menggunakan “aku” yang kesannya informal ketimbang “saya” yang lebih sopan dll.

karena saya juga berkecimpung didunia pendidikan, pada kali ini saya akan membagikan beberapa etika menghubungi dosen melalui telepon genggam yang saya dapat dari rekan-rekan grup dosen.  Karena sekarang ini banyak mahasiswa yang tidak punya unggah ungguh dalam menghubungi dosen baik secara ketemu langsung maupun melalui telepon genggam. Sehingga banyak tenaga pengajar yang “risih” dengan hal itu.

Nah, contoh konkrit  yang sering saya temui yaitu:

  1. Ketahuan sedang buka media sosial saat pre-test, “Maaf bu, ini gebetan saya, saya harus jadi yg pertama yg klik love”
  2. Saya nurunin persamaan satu papan penuh, setelah selesai dapat tepuk tangan meriah dan membuat guruh kelas .. Mbok kiro nonton sirkus !!
  3. .. Saya tunggu di ruang dosen *mahasiswa jaman now… Berasa dosennya mau bimbingan
  4. Di ruangan tiba-tiba ada WA: Pak,sekarang di ruangan gak?aku mau keruangan bapak….padahal dosennya di ruangan.
  5. Mahasiswa yang melewati di depan dosen yang duduk,tanpa mengucapkan permisi dll
  6. Mahasiswa nongkrong-nongkrong yang menghalangi jalan untuk lewat dosen.
  7. Dan masih banyak sekali contoh-contoh yang saya temui.
Back to topik, berikut etika menghubungi dosen melalui telepon genggam, referensi dari fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia:

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

Contohnya secara umum berikut ini:

 

www.blog.calesmart.com

Semoga artikel ini bisa mengingatkan dan bermanfaat untuk sobat blogger.

Posted in Artikel, catatan

www.blog.calesmart.com
Oktober 12th, 2017 by Catur Budi Waluyo

Selamat pagi sobat, pada kali ini saya bagikan tentang bagaimana cara membuat menu pada wordpress berdasarkan kategori, untuk yang suka ngeblog istilah ini tidaklah asing dan pastinya sudah tahu tentang kategori. jika belum tahu cara membuat kategori bisa baca disini terlebih dahulu. Kategori ini digunakan untuk mengelompokkkan setiap postingan tulisan kita agar memudahkan pembaca untuk mencari tulisan kita yang diingikannya. Pada kategori ini dapat menampung banyak tulisan. Pada wordpress untuk menampilkan kategori bisa dengan cara menggunakan widget yang ada pada feature dari theme wordpress itu sendiri. Dan kategori tersebut bisa di jadikan sebagai menu untuk lebih mempermudah pembaca dalam melihat dashbord blog kita. Nah, pada kali ini saya bagikan cara membuat menu berdasarkan kategori yang sudah kita buat sebelumnya.

Ingat ini bagi yang belum bisa dan tahu aja ya sobat, he he he, yang sudah mahir dan berpengalaman di tunggu komentnya saja…he he he..

Langkah-langkah membuat kategori menjadi menu pada wordpress

  1. Sebelumnya sobat login dan masuk kedalam wordpress yang sobat punya, kemudian masuk ke menu tampilan, seperti pada gambar berikut ini

    www.blog.calesmart.com

    Gambar tampilan setelah login pada menu tampilan

  2. Kemudian sobat pilih menu ,maka akan ada tampilan seperti pada gambar berikut ini

    www.blog.calesmart.com

    Gambar tampilan setelah sobat pilih menu pada pengaturan tampilan tadi.

  3. Jika sobat belum ada menu yang di kehendaki, maka sobat bisa buat menu terlebih dahulu dengan mengisi pada “Nama menu” sesuai keinginan , kemudian pilih simpan menu pada pojok kanan tersebut.
  4. Setelah menu dibuat, maka sobat pilih kategori dan cheklist kategori yang akan di tambahkan ke menu,seperti pada gambar berikut ini, kemudian sobat klik tombol “Tambahkan ke Menu”

    www.blog.calesmart.com

    Gambar tampilan pada kategori yang sudah dibuat

  5. Langkah selanjutnya coba sobat blogger lihat pada menu dan kemudian atur sesuai dengan keinginannya dengan cara blok dan drag dengan menggunakan mouse pada blog anda serta jangan lupa simpan menu pada pojok kiri bawahwww.blog.calesmart.com
  6. Sekarang coba buka blog anda dan lihat hasil perubahannya. Jika pada blog saya buka maka hasilnya seperti pada gambar berikut ini

    www.blog.calesmart.com

    Tampilan hasil pembuatan kategori sebagai menu

Selamat mencoba dan semoga berhasil ya, dan di tunggu komennya ya sobat,

 

Posted in Artikel, catatan Tagged with: , ,

www.blog.calesmart.com
September 22nd, 2017 by Catur Budi Waluyo

Selamat siang sobat, pada kali ini saya ingin berbagi tentang VSWR, sebelumnya sobat sudah tahu belum VSWR itu apa? kalo belum ngerti apa itu VSWR bisa simak artikel ini ya, 😉

Pengertian

VSWR singkatan dari Voltage Standing Wave Ratio, VSWR ini terjadi ketika terdapat impedansi yang tidak sesuai antara satu alat dengan alat yang lain pada sistem Radio Frekuensi (RF) atau dengan istilah Unmatch atau tidak matching. Ketidaksesuaian impedansi bermakna bahwa impedansi alat yang satu dengan yang lain mempunyai perbedaan baik impedansi yang lebih kecil maupun yang lebih besar dari pada alat yang terhubung. Ketidaksesuaian ini menyebabkan sinyal RF yang terpantul dan kehilangan energi maju melalui sebuah sistem sehingga beberapa dayanya terpantulkan dan kembali ke pengirim. Persamaan VSWR sebagai berikut

Dimana Г merupakan koefisien refleksi. Harga koefisien refleksi ini dapat diketahui melalui persamaan berikut.

www.blog.calesmart.com

www.blog.calesmart.com

Keterangan :  ZL = impedansi beban

Z0 = impedansi awal (impedansi sumber)

Cara pengukuran

Semakin kecil nilai VSWR yang mendekati nilai satu, semakin baik kesesuaian impedansi yang dimiliki sistem tersebut. Sebagai contoh VSWR dengan rasio 1,1 : 1 lebih baik daripada 1,4 : 1. Pengukuran VSWR 1 : 1 menunjukkan kesesuaian impedansi yang sempurna dan tidak ada tegangan gelombang berdiri akan muncul dalam path sinyal. Pengukuran VSWR dapat dilakukan dengan menggunakan SWR Meter seperti terlihat pada gambar berikut ini.www.blog.calesmart.com

Nilai VSWR yang berlebihan dapat menyebabkan masalah yang serius dalam sirkuit RF. Pertama, penurunan amplitudo sinyal RF yang dikirim dan kedua adanya arus yang kembali (reverse) dapat merusak komponen sehingga dapat menjadikan transmitter terbakar.

Pengukuran dengan menggunakan power/SWR meter dilakukan dengan meghubungkan remote control dengan input dari power meter dan pada bagian output power meter dihubungkan dengan antena seperti pada skema pengujian pada gambar berikut ini.

www.blog.calesmart.combagi para sobat blogger yang sudah berpengalaman dalam dunia telkom bisa comment di bawah ini ya, kita berbagi-bagi ya, semoga bermanfaat,

Posted in Artikel, Telekomunikasi Tagged with: , ,

www.blog.calesmart.com
September 13th, 2017 by Catur Budi Waluyo

Selamat siang sobat, pada kali ini sobat bloger pernah dengar Jaringan telekomunikasi? Jaringan telekomunikasi yaitu suatu perangkat jaringan yang menghubungkan komunikasi 2 perangkat pada jarak jauh. Pada tingkatan layanan Quality of service (QoS) terdapat beberapa topologi yang digunakan dalam jaringan telekomunikasi, karena jenis topologi akan mempengaruhi kualitas dalam layanan kepada pelanggan, sehingga dalam dunia telekomunikasi, adanya keberadaan devisi optimalisasi sangat di perhatikan, karena jika segi perancangan dan optimalisasi sistem yang dimiliki tidak sesuai dengan standar dan kebijakan regulasi maka lambat laun akan di tinggalkan oleh pelanggan. Standar setiap provider mempunyai level yang berbeda, tetapi secara garis besar perancangan sistem komunikasi tetap memperhatikan kualitas dan kuantitas pengguna yang produktif 😉 ,

Nah pada kali ini saya bagikan topologi layanan pada jaringan telekomunikasi yang saya kutip dari catatan kuliah Sigit Haryadi “Grade of Service & Quality of Service Concept and Analysia/s” pada matakuliah Telecommunication Traffic Engineering Lecture Notes Chapter 5 Institut Teknologi Bandung.

  1. Topologi Jaringan FTTH ( Fiber to the Home)Gambar Topologi bisa anda download pada http://www.fiberoptictel.com/application-solution/basic-fttx- networks/page/3/ atau gambar dibawah ini.

    www.blog.calesmart.com

  2. Topologi jaringan 2G www.blog.calesmart.com
  3. Topologi User/data plane 2G-GSM,Gambar topologi User/data plane 2G-GSM bisa anda kunjungi pada http://ipcisco.com/evolution-from-2g-to-lte-part-1/www.blog.calesmart.com
  4. Topologi User/data plane 2G-GPRS,GPRS (General Packet Radio Service )

    Gambar topologi User/data plane 2G-GPRS bisa anda kunjungi pada http://ipcisco.com/evolution-from-2g-to-lte-part-2www.blog.calesmart.com

  5. Topologi User/data plane 3G,Gambar topologi User/data plane 3G bisa anda kunjungi pada http://denmasbroto.com/article-2-umts-3g- network-architecture.htmlwww.blog.calesmart.com
  6. Topologi Jaringan LTE,Link untuk topologi jaringan ini bisa dilihat pada http://www.rcrwireless.com/20140513/network- infrastructure/lte/lte-network-architecture-diagramwww.blog.calesmart.com
  7. Topologi User/data plane 2G/3Gwww.blog.calesmart.com
  8. Topologi control plane 2G/3G/4Gwww.blog.calesmart.com

Demikian jenis-jenis topologi jaringan telekomunikasi yang digunakan, untuk daftar istilah saya update di kemudian hari, semoga bermanfaat.

Posted in Artikel, Buku, Telekomunikasi Tagged with: , , ,

www.blog.calesmart.com
Agustus 28th, 2017 by Catur Budi Waluyo

Selamat siang sahabat blogger, pada kali ini saya bagikan cara memasukkan google maps ke dalam web atau kode HTML anda. Pada google maps, digunakan untuk memberikan lokasi dimana perusahaan atau institusi berada Sehingga memudahkan pembaca untuk mengetahui lokasinya. Langkah-langkah dalam memasukkan maps kedalam web atau HTML sebagai berikut:

Langkah pertama yaitu buka browser anda kemudian buka https://www.google.co.id/maps/ setelah itu cari nama institusi atau nama perusahaan anda pada menu Telusuri google Maps,pada contoh kali ini  saya menggunakan alamat toko online calesmart.

www.blog.calesmart.com

Maka akan terlihat hasil di google maps seperti pada gambar berikut

www.blog.calesmart.com

Langkah selanjutnya pilih Bagikan pada tampilan kiri layar setelah itu akan menghasilkan tampilan seperti berikut ini

www.blog.calesmart.comKeterangan:

Untuk membagikan lokasi berupa link, anda bisa pilih Bagikan Link kemudian copy tulisan yang ada didalam kotak tersebut, jika untuk menyematkan peta di dalam web atau HTML anda harus pilih tab sematkan Peta pada menu sebelah kanannya seperti pada gambar berikut ini:

www.blog.calesmart.com

Langkah ketiga yaitu copy alamat link yang akan kita sematkan kedalam body web kita.

Fungsi dari iframe adalah menampilkan isi dari web lain contoh lainya yaitu untuk menampilkan maps dari google map. Untuk hasil tampilan bisa anda lihat pada gambar dibawah ini.www.blog.calesmart.com

Semoga artikel ini bermanfaat, salam.

Posted in Artikel, Html, PHP Tagged with: , , ,