www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com
www.calesmart.com

Keberuntungan kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia

Selamat pagi, untuk mengawali hari yang cerah ini saya ada artikel motivasi yang saya dapat dari grup pelatihan tentang hypnoterapi. Kita dalam kehidupan ini suatu saat bisa berada di atas bahkan juga bisa berada dibawah. Kondisi di bawah itu bukan berarti kita kalah, melainkan kita masih dalam proses perbaikan untuk menjadi yang lebih baik. Tapi ada kalanya kita merasa terpuruk sehingga seolah-olah hidup ini sulit sekali. Hidup ini sudah diatur oleh yang maha Kuasa dan di takdirkan untuk menjalani ini, tetapi takdir bukan berarti tidak bisa berubah. Takdir itu ada dua,yaitu

  1. Takdir Mua’llaq, Takdir Mua’llaq adalah takdir yang erat kaitannya dengan ikhtiar atau usaha manusia. Misalnya, seorang siswa bercita-cita ingin menjadi Magister Teknik Telekomunikasi. Untuk mencapai cita-citanya itu ia belajar dengan tekun. Akhirnya apa yang ia cita-citakan menjadi kenyataan, Ia menjadi Magister Teknik Telekomunikasi. yang Allah tuliskan pada Al Qur’an surat Ar-Ra’ad ayat 11.  Dalam hal ini Allah swt berfirman : “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan dibelakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. (Q.S. Ar-Ra’ad/13:11)
  2. Takdir Mubram, Takdir Mubram adalah takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau tidak dapat ditawar-tawar lagi oleh manusia. Misalnya, ada orang yang dilahirkan dengan mata sipit, atau dilahirkan dengan kulit hitam sedangkan ibu dan bapaknya berkulit putih, dan sebagainya.

Jadi kalo yang Takdir Mu’alaq itu saya analogikan seperti orang yang melewati banyak titik percabangan yang masing-masing percabangan itu memiliki percabangan lagi sehingga dari titik awal sampai titik akhir itu  perlu usaha dan tawakal agar garis finish yang di capai membuahkan hasil yang maksimal. Dan jika kita yang malas-malasan untuk mencapai garis finish tersebut maka hasilnya pun mungkin akan mengecewakan kita. kecuali adanya keberuntungan yang menghadiri kita.

“Keberuntungan” kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. Karena itulah takdir mereka.

Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan.

Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat.

Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu. Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Tuhan Maha Mengetahui Sedangkan engkau tidak mengetahui. Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas kehendakNya. Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan. Perbanyaknya bersyukur itu yang akan mendatangkan kebahagiaan. Terus lah berayukur, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya. Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera. Ucapkan rasa syukur sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu.

Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah. Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Tuhan yang membuatmu bahagia. Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.

Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri, yang jauh dari mereka. Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka. Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan. Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa rumus kegagalan adalah sikap “asal semua orang senang”.

Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui. Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.

Jangan biarkan orang mengetahui rahasia air matamu, karena ia akan membuatmu selalu menangis. Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya.

Tingkatkan ibadahmu, Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepadaNya walau sekali sujud.

Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.

Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi.

Tapi bersandarlah kepada Yang Menciptakan Manusia karena Dialah yang menentukan segala sesuatu.

Semoga artikel kali ini bermanfaat. Semangat Pagi – Tetaplah Bahagia

Referensi

  1. http://pengayaan.com/macam-macam-takdir-dan-contohnya/
  2. Ade Jamil, Trainer NLP & Hypnotherapy
Februari 13th, 2017 by